PT GMS Pastikan Tidak Ada Masalah Antara Perusahan dan Masyarakat 

Kendari, Sultrapost.com – Aksi penghadangan kapal pengankut alat berat milik PT. Gerbang Multi Sejahtera (GMS) di perairan Cempedak, yang di lakukan sekelompok orang yang mengatas namakan masyarakat beberapa hari ini hingga berujung jatuhnya korban, rupanya membuat geram pihak perusahaan.

Melalui Humas PT GMS, Herman Pambahako menjelaskan, jika isu mengenai sengketa lahan, sengketa IUP hingga persoalan tanah leluhur yang dihembuskan sekelompok orang yang selalu mengatas namakan masyarakat itu tidak benar. 

“Apa yang diberitakan di Media dan di Sosial Media beberapa hari ini, soal sengketa IUP, sengketa Lahan hinga persoalan tanah leluhur itu tidak benar.Yang ada hanya oknum-oknum yang ingin melakukan aktivitas yang sama di IUP PT GMS, sehingga mereka menghembuskan isu tersebut,” ungkapnya.

Kata dia, masyarakat yang berada di wilayah IUP PT GMS, di empat Desa yakni, Sangi – sangi, Ulusawa, Tue – tue dan Lawisata sangat mendukung masuknya perusahan. Sehingga tak hanya perusahaan yang geram dengan ulah sekelompok orang tersebut, bahkan masyarakat di empat Desa pun sangat kesal. 

“Jadi kalau ada yang mengatas namakan masyarakat, masyarakat yang mana dulu. Karena 95 persen masyarakat yang ada di empat desa itu sangat mendukung perusahaan. Karena segala permintaan warga akan di akomodir oleh perusahaan, dan itu sudah dimuat dalam MoU,” jelasnya. 

Ia bahkan membeberkan, jika oknum yang di duga sebagai dalang pencekalan kapal milik perusahan tersebut, tak lagi disenangi masyarakat sehingga sebahagian warga yang yang berada di Cempadak lah yang berhasil di rekrutnya untuk melakukan aksi pencekalan kapal pengangkut alat berat milik perusahaan di perairan Cempedak, yang menyebabkan satu dari mereka terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Bahteramas.

“Soal keterlibatan aparat TNI dan Kepolisian, itu atas dasar permintaan kami dari perusahaan, sebab sejak pertama, kedua alat kami selalu di cekal oleh mereka, sehingga kami meminta bantuan dari aparat untuk mengawal aset milik perusahaan,” benernya. 

Untuk itu ia menegaskan jika apa yang dituduhkan oleh sekelompok orang tersebut tidak benar. Karana antara PT GMS dan masyarakat tidak ada masalah. 

Laporan: Aidil 

192 kali dilihat, 0 kali dilihat hari ini

Share

Berita lainnya

Leave a Comment