Jenazah Bayi Jadi Jaminan, DPRD Muna Di Minta Bentuk Pansus

Suasana Hearing antara Mahasiswa dengan Pimpinan DPRD Muna beserta anggotanya.

Sultra24.Com, Muna – Buntut penelantaran dan pengadaian Jenazah bayi dari pasutri Muhammad Olo (20) dan Asrina (18), warga Desa Banggai, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), akibat tidak mampu melunasi biaya administrasi sebesar 8 juta rupiah yang dibebankan pihak RSUD Muna, menuai kecaman dari berbagai pihak.

Kecaman itu kembali lahir dari Forum Komunikasi Mahasiswa Muna (FKMM) dibawah nahkoda Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Cabang Raha, PC. PMII Muna, GMNI Muna, BEM STIP Wuna, dan Senat Akper Pemkab Muna.

Kumpulan Lembaga Kemahasiswaan Eksternal dan Internal Mahasiswa di Kabupaten Muna itu melakukaan aksi damai di Gedung DPRD Muna dengan tuntutan agar DPRD Muna segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menyelidiki persoalan manajemen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna pasca penelantaran dan pengadaian jenazah bayi selama Delapan jam akibat orang tuanya yang tidak mempunyai biaya untuk melunasi biaya administrasi yang dibebankan RSUD Muna.

“Kami meminta DPRD Muna untuk segera membentuk Pansus guna mendalami serta menyelidiki persoalan manajemen Rumah Sakit, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi”ungkap Ramadhan Ako dihadapan Pimpinan DPRD Muna. Jum’at, (08/06/2018)

Menanggapi tuntutan itu, Ketua DPRD Muna, Mukmin Naini mengatakan akan mempertimbangkan dan segera melakukan musyawarah pada pimpinan dan anggota DPRD Muna lainnya untuk mengusulkan Panitia Khusus (Pansus) atau semacamnya untuk mengetahui duduk persoalan yang menimpa manajemen RSUD Muna.

“tuntutan ini akan kami jadikan bahan pertimbangan untuk kemudian dimusyawarakan dengan anggota DPRD lainya, mengingat pembentukan pansus harus disetujui minimal lebih dari stengah anggota.”ungkapnya

Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD Muna, La Ode Diyrun sepakat untuk mendorong Anggota DPRD lainya agar bersepakat untuk membentuk pansus agar persoalan RS dapat segera teratasi.

“saya sepakat untuk membentuk pansus, agar persoalan manajemen Rumah Sakit dapat segera diatasi, mengigat ini permasalahan pelayanan mendasar yang menyangkut nyawa manusia”ungkapnya

Penulis : Jufri Hasan

5,262 kali dilihat, 0 kali dilihat hari ini

Share

Berita lainnya

Leave a Comment