KPU Muna Sosialisasi Tahapan Pencalonan Anggota Legislatif Pada Pamilu 2019

Sultra24.Com, Muna – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna menggelar sosialisasi tahapan pencalonan calon anggota DPRD dalam pemilu 2019 dan evaluasi penggunaan aplikasi sistem informasi pencalonan (SILON), bertempat di hotel Ungu Raha, Sabtu, (23/06/2018).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Komisioner KPU Divisi Teknis Penyelenggara, Andi Arwin, Pimpinan Bawaslu Muna, Ketua, Sekretaris dan Operator SILON masing-masing Parpol Peserta Pemilu tahun 2019.

Komisioner KPU Muna, Andi Arwin dalam pemaparanya mengatakan, kegiatan sosialisasi ini merupakan gambaran awal dalam proses atau tahapan pencalonan Anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dalam Pemilihan Umum Tahun 2019.

“dalam sosialisasi ini kami akan menjelaskan proses pendaftaran calon anggota legislatif serta hal-hal yang harus disiapkan dalam proses pencalegkan.” ungkapnya.

Andi Arwin menambahkan, dalam Pemilu tahun 2019 nanti, sangat berbeda dengan pemilu pada tahun-tahun sebelumnya, dimana dengan adanya kemajuan teknologi, Informasi dan komunikasi di era digitalisasi saat ini, turut mewarnai proses tahapan pencalonan mendatang.

“Dalam Pemilu 2019 mendatang, kita menggunakan aplikasi yang bersifat on-line yang disebut Aplikasi Sistem Informasi Pencalonan atau disingkat Silon, yang diharapkan akan memberikan kemudahan baik dari penyelenggara Pemilu, parpol maupun masyarakat umum untuk dapat mengetahui treck rakor dari caleg yang akan dipilih nantinya.”

Untuk diketahui pendaftaran atau pengajuan bakal calon legislatif, dimulai sejak tanggal 4 Juli 2018 dan ditutup tanggal 17 Juli 2018, pukul 24.00 Wita, dengan keterangan untuk pendaftaran pada tanggal 4 hingga 16 Juli 2018, dibuka mulai pukul 08.00 Wita sampai dengan pukul 16.00 Wita.

Sedangkan khusus untuk tanggal 17 Juli 2018, pendaftaran dibuka mulai pukul 08.00 Wita sampai dengan pukul 24.00 Wita.

Adapun persyaratan bakal calon yang ingin mendaftar, diantaranya, (1). Minimal berusia 21 tahun; (2). Pendidikan minimal SMA sederajat; (3).Tidak sedang terganggu kejiwaanya; (4). Surat Keterangan Kesehatan; (5). Bertempat tinggal di wilayah NKRI, yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Dalam persyaratan pengajuan bakal calon ada tiga dokumen yang harus diserahkan secara benar, lengkap dan sah yaitu surat pencalonan yang ditandatangani pimpinan parpol dilampiri dengan SK kepengurusan, daftar bakal calon perdapil yang harus memuat 30 persen keterwakilan perempuan, dan surat pernyataan pimpinan parpol yang telah melakukan seleksi secara demokratis dalam rekrutmen bakal calon yang dilampiri dengan AD/ART parpol.

Sementara persyaratan lainnya adalah, 30 hari sebelum masa pengajuan tersebut, bakal calon harus terlebih dahulu memasukkan data ke Aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (SILON).

Penulis : Jufri Hasan

4,165 kali dilihat, 0 kali dilihat hari ini

Share

Berita lainnya

Leave a Comment